Sumpah Pemuda versi Ejaan yang Disempurnakan
Pertama
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kedua
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kedua
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Sumpah Pemuda
menjadi fondasi dasar tercapainya Kemerdekaan Indonesia. Seberapa
besarkah kita masih mengingat peristiwa Sumpah Pemuda, khususnya di
kalangan generasi muda sekarang?
Mungkin bagi mereka yang sudah
dewasa masih mengingat bagaimana cerita perjuangan hingga pahlawan kita
bisa melahirkan Hari Sumpah Pemuda. Tidak hanya cerita, di sekolah pun
dalam pelajaran sejarah dikupas secara mendalam, bahkan isi dari Sumpah
Pemuda itu wajib dihapalkan oleh setiap siswa.
Namun saat ini
generasi muda bangsa ini justru melupakan makna Sumpah Pemuda itu.
Nilai-nilai persatuan dan kesatuan yang ditunjukkan para pemuda 83 tahun
yang lalu sudah tidak tergambarkan saat ini. Aksi tawuran yang sering
terjadi banyak melibatkan kalangan generasi muda.
Yang lebih miris
lagi, aksi tawuran ini dilakukan oleh kalangan pelajar dan mahasiswa,
yang notabene tulang punggung negeri ini
Masyarakat di mana pun sudah pasti gerah melihat aksi
tawuran pelajar, mahasiswa, atau siapapun juga. Mahasiswa seharusnya
memiliki intelektualitas yang tinggi sehingga tidak perlu menyelesaikan
masalah dengan tawuran. Perilaku tawuran mereka itu sama saja berarti
mereka mempelajarinya di bangku kuliah selain pengetahuan-pengetahuan
yang lain.
Entah apa yang menjadi pemicunya sehingga mereka bisa
berbuat seperti itu? Jawabannya memang klise, hal ini akibat dari
perkembangan jaman, dan perkembangan jaman itu juga berdampak pada
perkembangan pola pikir.
Tapi, apakah pola pikir itu serta merta
juga membuat generasi muda di negeri ini melupakan nilai-nilai sejarah?
Diyakini generasi muda saat ini banyak yang tidak tahu jika kita
menanyakan siapa saja tokoh yang terlibat pada sumpah pemuda 83 tahun
yang lalu.
Menyikapi permasalahan ini, sudah selayaknya kita
meminta kepada kalangan generasi muda agar nilai-nilai Sumpah Pemuda
harus terus dihayati, dalam menghadapi berbagai persoalan nasional
maupun internasional.
Sumpah Pemuda diwujudkan untuk menyatukan
satu rasa tanggung jawab dan kebersamaan pemuda untuk mewujudkan
cita-cita bangsa dan negara.
Oleh karena itu, generasi muda
diminta untuk terus memegang kemurnian Sumpah Pemuda sebagai alat
pemersatu Bangsa. Di sisi lain, sekolah juga harus ikut bertanggung
jawab guna menjaga kemurnian Sumpah Pemuda, dengan mengamalkan sifat
cinta Tanah Air.
Terambil dari : www.inilah.com
Terambil dari : www.inilah.com
Gambar diambil dari : www.google.com



Tidak ada komentar:
Posting Komentar